Selain hidung yang
tersumbat, keluarnya ingus juga menjadi hal yang merepotkan. Banyak dari Anda
yang memilih menggunakan sapu tangan untuk mengusap ingus daripada tisu.
Padahal kebiasaan tersebut semakin memperparah penyakit ini. Dilansir dari
boldsky.com, inilah alasan kenapa Anda sebaiknya memilih untuk menggunakan tisu
daripada sapu tangan ketika sedang pilek.
Higienis
Higienitas memainkan peranan penting ketika Anda sedang terkena pilek. Ketika menggunakan tisu, maka Anda bisa langsung membuangnya setelah dipakai. Namun ketika Anda menggunakan sapu tangan untuk mengusap ingus, maka Anda cenderung untuk menggunakan bagian lainnya yang tentu saja penuh dengan kuman di dalamnya.
Mudah dibawa
Higienis
Higienitas memainkan peranan penting ketika Anda sedang terkena pilek. Ketika menggunakan tisu, maka Anda bisa langsung membuangnya setelah dipakai. Namun ketika Anda menggunakan sapu tangan untuk mengusap ingus, maka Anda cenderung untuk menggunakan bagian lainnya yang tentu saja penuh dengan kuman di dalamnya.
Mudah dibawa
Bagaimana caranya membawa sapu tangan yang telah penuh ingus? Tentu saja hal ini sangat merepotkan. Namun ketika Anda menggunakan tisu, maka Anda bisa langsung membuangnya.
Mencegah penyebaran virus
Ketika Anda membawa sapu tangan yang telah digunakan, ada kemungkinan Anda meningkatkan penyebaran kuman.
Lembut di kulit
Kulit tentu saja sensitif dengan sentuhan. Jika Anda menggunakan sapu tangan dengan bahan yang tidak lembut, Anda bisa melukai hidung Anda. Namun tisu yang lembut akan meminimalkan hal ini.
Penggunaan tisu atau sapu tangan ketika sedang pilek memang mampu menjadi perdebatan. Namun apapun pilihan Anda, selalu pastikan bahwa Anda turut menjaga kesehatan lingkungan sekitar dengan tidak membuang tisu sembarangan atau tidak mencuci tangan setelah bersin dengan sapu tangan.